
penghujan yang dinanti kalangan petani tidak secerah pada kawasan yang tergenang, kebanjiran, suatu kontradiksi di sebagian wilayah. Sejarah banjir Jakarta memang sangat panjang, secara geografis wilayah jakarta berada di bawah 2,5 meter permukaan laut, menyebabkan potensi banjir akan selalu menghantui kota Jakarta, secara toponimi banyak wilayah Jakarta bernama pulo, rawa dan setu hal ini dapat dikaitkan dengan tempat berkumpulnya air pada musim hujan. Sedangkan wilayah Jawa Barat diwilayah selatannya sangat banyak dijumpai wilayah bernama awalan Bojong (bahasa sunda) yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah sumber mata air.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar