al azmi media

Jumat, 25 Januari 2013

the sunrise of the world


Seorang Rasul, adalah seorang manusia yang diturunkan oleh Tuhan untuk dijadikan panutan ummat manusia agar menyampaikan misi tentang ke Tuhan an, yang kaitannya dengan tujuan penghambaan manusia, misi pengabdian agar manusia mengabdikan hidupnya demi Tuhan nya sehingga dalam kehidupan ini terdapat tujuan penghambaan diri yaitu Tuhan, misi penegakan  moral sehingga disini tampak perbedaan manusia dengan hewan, misi penegakan hukum agar manusia memiliki aturan dengan puncak tujuannya adalah keteraturan. Semua hal itu disebutkan dengan nilai peribadatan.

The Sunrise of the world

Oleh : Drs Ahmadi, M.Sy.

              Seorang Rasul, adalah seorang manusia yang diturunkan oleh Tuhan untuk dijadikan panutan ummat manusia agar menyampaikan misi tentang ke Tuhan an, yang kaitannya dengan tujuan penghambaan mausia, misi pengabdian agar manusia mengabdikan hidupnya demi Tuhan nya sehingga dalam kehidupan ini terdapat tujuan penghambaan diri yaitu Tuhan, misipenegakan  moral  sehingga disini tampak perbedaan manusia dengan hewan, misi penegakan hukum agar manusia memiliki aturan dengan puncak tujuannya adalah keteraturan. Semua hal itu disebutkan dengan nilai peribadatan.
           Tentu tidak sia sia seorang adam diciptakan, seorang hawa dipasangkan, tentu itu merupakan sebuah karya terprogram dengan kehendak tertentu dari Tuhan dengan memulai menerangi dunia dan isinya dengan permulaan adam dan hawa diciptakan dengan scenario dramatis terdapat makhluk lain penggoda adam dan hawa sebagai penyebab diturunkan ke dunia dari surga. Setelah sampai di dunia tentu adam dan hawa sebagai the sun, sebagai matahrinya dunia.
           Adam dan hawa membawa misi sebagai seorang utusan yang kelak memiliki tugas bagi umatnya, umat adam merupakan generasi kedua manusia dengan tata kelola aturan langsung dari wahyu Tuhan yang adam terima, yang berisi kepercayaan, peribadatan, moral, penegakan hukum yang saat itu telah ada penegakan hukum terutama hukum perkawinan dengan asas silang. Misi ini akan berlasung sampai keturunan adam yang bernama Daud, yang semuanya adalah penerang kegelapan bagi manusia.
           Daud sang MISSION OF GOD mulai membawa misi dengan perintah merevolusi ajaran yang telah ada yang berdasarkan al kitab dengan bentuk aturan dengan publikasi yang terang terangan berupa kitab suci disamping intuisi (wahyu). Tentu dunia akan leih terang lagi dengan kerasulan seorang daud. Barang sejenak kita dapat berfikir, pembawa misi pertama bahkan sampai pembawa misi hari ini tidak serta merta tanpa tantangan dan hambatan. Dua hal ini selalu menjadi dua arah yang selalu berhadap hadapan dengan pembawa misi, hal ini yang harus dihadapi pembawa misi.
         Lalu lahirlah seorang bernama Musa yang membawa misi penyempurna bagi pedoman hidup manusia sebelumnya dengan ajaran yang paling kita kenal adalah pengabdiannya kepada Tuhan sehari semalam dengan 50 peribadatan. Dalam kehidupan manusia sepertinya selalu muncul penentangan penentangan terhadap ajaran yang telah ada karena didalam diri manusia terdapat sifat kebinatangan, sehingga ketika manusia dirinya didominasi sifat kebinatangan itu maka muncul reaksi kebinatangan dengan bentuk perlawanan kepada misi misi keTuhanan dan misi penyempurnaan moralitas. Bahkan muncul penentangan terhadap misi keTuhanan dengan munculnya pengakuan fir’aun sebagai Tuhan.
          Hal ini karena seorang manusia yang tidak mau menerima sebuah ajaran Tuhan dengan  kepercayaan penuh sehingga timbul perasaan arogan dan membabi buta. Tentu dunia lebih terang lagi setelah lahirnya seorang Rasul dengan berbekal al kitab yang kedua.Penentangan terhadap sang penerang selalu dalam sejarah terbukti dengan berakhir kebinasaan. Ini yang memang harus menjadi keyakinan agar seorang penganjur kebaikan dan kebenaran bahwa apa yang dilakukan karena dirinya semata namun karena penerus misi para Nabi dan utusan Tuhan.
         Penerang dunia yang berbekal al Kitab yang ketiga, yang semenjak lahirnya bahkan masih dalam kandungan sudah membuat heboh manusia diseluruh negeri, dalam kandungan tanpa ayah, semenjak lahir telah dapat menjawab apa yang ditanyakan orang. Tentu ini merupakan pertanda penerang yang leeebih terang lagi dari yang sebelumnya, yang mana hal ini bagi orang yang sudah memiliki kecenderungan untuk menentang ajaran yang dibawanya sebagai dasar untuk menyimpang dari ajaran yang dibawanya. Yang semestinya ajaran yang dibawanya akan menjadi penyempurna ajaran sebelumnya.
        The Sunrise of the wold adalah seorang yang penuh dengan kesempurnaan dengan cahaya petunjuk yang sempurna yang telah dibawanya dalam rangka membawa misi kerasulan. dia adalah Muhammad Bin Abdullah seoarng pembawa misi yang dalam kitab kitab sebelumnya sudah disebutkan sehingga mengundang orang yang kontra terhadap misi kerasulannya untuk menghadangnya sampai sampai muncul persiapan sang raja untuk menghalanginya lahir kedunia dengan persiapan pasukan perang yang dahsyat yang dipersiapkan untuk menghabisi sang menerang yang sempurna dengan segala ajaran yang terdiri dari berbagai dimensi.
         Tentu rencana Tuhan bukanlah rencana manusia,  Tuhan adalah sang Maha Raja dari semua manusia,  rencana Tuhan tidak akan dikalahkan dengan rencana manusia sehingga rencana Abrahah pupus dengan sendirinya hanya karena mahluk Tuhan yang kecil yang membasmi kecongkaan manusia tersebut. Burung burung ternyata lebih memiliki senjata ampuh dibandingkan persiapan serdadu gajah dengan persenjataan yang super canggih pada zamannya.
          Sang penerang dunia, sang penerang kegelapan, sang penutup kekurangan, dan sang pembawa berkah bagi umat manusia, di tangannya telah tergenggam syafaat/pertolongan atas izin Tuhan bagi umat manusia, penyayang bagi semua alam dan makhluk Tuhan. Kesempurnaan ajaran sudah ada mari kita, diri kita masing masing untuk menyempurnakan diri  agar kita menjadi manusia yang memiliki dimensi keimananan, ketaatan, moraltias serta memiliki etika yang sempurna. Mata harinya dunia telah dating pada 15 abad yang lalu, akankah kita mengakhiri hidup dengan penuh pujian Tuhan ataukah jika kita menjadi i orang yang tidak mau dengan sinar yang terang, itu tergantung diri kita. Selamatkan diri kita, telah lama mataharinya dunia terbit apakah tidak akan tenggelam ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar